Narrative Text (Pengertian, Tujuan, Generic Structure, Contoh dan Pembahasan)

bahasainggris.guruindonesia.id
Narrative Text (Pengertian, Tujuan, Generic Structure, Contoh dan Pembahasan)


Assalamualaikum. Wr. Wb.

Salam Sejahtera tuk seluruh Rekan Pendidikan Sahabat K13, apa kabar hari ini? Semoga selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan aktivitas hari ini, juga selalu semangat dalam mencari ilmu pengetahuan sebagai bekal masa depan kita dan peserta didik kita semua.

Kali ini kita akan sedikit membahas Narrative Text, dimulai dari pengertian, tujuan, struktur kebahasaan sampai contoh dan pembahasannya. Yuk kita mulai.

Pengertian Narrative Text

Narrative text adalah jenis text dalam Bahasa Inggris untuk menceritakan suatu cerita yang memiliki rangkaian peristiwa kronologis yang saling terhubung. Tujuan dari teks ini adalah untuk menghibur pembaca tentang suatu kisah atau cerita.

Struktur Narrative Text

Struktur dari narrative text berfokus pada serangkaian tahapan yang diusulkan untuk membangun sebuah teks ini sendiri. Secara umum, terdapat empat tahapan dalam Narrative text, yaitu:

Orientation

Orientation atau biasa disebut dengan pendahuluan, berisi tentang siapa, kapan, di mana suatu cerita ditetapkan.

Complication

Complication menceritakan awal masalah yang menyebabkan puncak masalah atau yang biasa disebut dengan klimaks. Bagian ini biasanya melibatkan karakter utama dari cerita tersebut.

Resolution

Bagian ini adalah akhir dari cerita atau berupa solusi dari masalah yang terjadi. Masalah dapat diselesaikan dapat menjadi lebih baik atau malah lebih buruk yang nantinya akan membuat cerita berakhir dengan bahagia atau sebaliknya. Hal ini sengaja dibuat oleh penulis untuk menambah dan mempertahankan minat dan ketegangan bagi pembacanya. Biasanya, jenis resolusi ini terdapat pada genre mysteries dan horror.

Re-orientation
Bagian adalah penutup dari suatu cerita yang bersifat opsional. Re-orientation bisa berisi tentang pelajaran moral, saran atau pengajaran dari penulis.

Contoh Narrative Text

Cinderella. 

Once upon a time, there was a beautiful young girl named Cinderella. He lived with his step mother and two sisters. They were arrogant and bad tempered. They treated Cinderella very badly. Her step mother made Cinderella do the hardest job in the house, such as scrubbing the floor, cleaning the pot and pan and preparing food for the family. Her step sisters, on the other hand, did not work on the house. Their mother gave them many pretty dresses to wear. 

One day, a king invited all girls in his kingdom to attend a ball in his palace. They were excited about this and spent so much time choosing the dresses they would wear. Cinderella could not stop crying after they left.

“Why are you crying, Cinderella?” the voice asked.

She looked up and saw a fairy standing beside her. Then Cinderella told her why she was crying. Well the fairy said, “you’ve been such a cheerful, hardworking, uncomplaining girl that I will see that you go to the ball.” The fairy turned a pumpkin into a coach and mice into a smooth two coach man and footman then tapped Cinderella’s dress with her wand, and it became a beautiful ball gown.

Then he gave her a pair of pretty glass shoes. Now, Cinderella, she said, “you have to leave the ball before midnight”. Then he drove away a wonderful coach. Cinderella had a marvelous time either. She danced again and again with the prince. Suddenly the clock began to strike twelve, she ran toward the door as fast as he could do. In her hurry, one of her glass shoes left behind.

A few days later, the prince declared that he would marry the girl whose feet fitted the glass shoe. Cinderella’s stepsisters tried on it but it was too small for them, no matter how hard they squeezed their toes into it. In the end, the king’s page let Cinderella try the shoe. She stretched his legs and slipped the shoe on the page. It fitted perfectly. Finally, she was ushered into a magnificent palace and height. The prince were glad to see her again. They married and lived happily ever after.

Penjelasan:

1. Paragraf pertama berisi Orientation, yaitu pengenalan tokoh-tokoh yang ada pada dongeng Cinderella.

2. Paragraf kedua berisi Complication, yaitu masalah muncul ketika Cinderella tidak boleh pergi ke pesta dansa (ball).

3. Paragraf ketiga berisi Resolution, yaitu masalah terpecahkan ketika seorang peri menolongnya.

4. Paragraf terakhir, berisi Re-Orientation, yaitu akhir cerita yang bahagia dimana akhirnya Cinderella menikah dengan pangeran.

Ciri-Ciri

Berikut merupakan beberapa ciri-ciri dari narrative text.
Fokus pada satu tokoh atau pelaku. Umumnya individual sehingga biasa menggunakan kata ganti seperti “I, we, she, he”. 

Sering menggunakan past tense baik itu simple past tense, past continuous, atau bentuk past tense lainnya.

Menggunakan dialog untuk mengajak pembaca berimajinasi sehingga ceritanya terlihat lebih jelas dan nyata. 

Karena berurutan (kronologis), maka biasanya juga menggunakan kata sambung (conjunction) agar cerita terlihat runtut atau urut.

Jenis-Jenis Narrative Text

Berikut merupakan beberapa jenis narrative text. 

Folklore atau Folktale (Cerita Rakyat)
Cerita rakyat atau folktale adalah cerita kepercayaan yang telah lama ada dalam masyarakat. Cerita ini berasal dari para nenek moyang dan disampaikan dari mulut ke mulut. Cerita rakyat masih terus diceritakan hingga kini. 

Legend (Legenda)
Legend (legenda) adalah cerita yang sudah lama tersebar luas di masyarakat dan diyakini sebagai sebuah sejarah atau dipercaya sebagai hal yang benar terjadi di masa lalu, umumnya dipercaya karena adanya bukti peninggalan yang masih tersisa. 

Myth (Mitos)
Mitos adalah cerita yang berhubungan dengan hal gaib, menceritakan asal usul suatu kebudayaan, yang biasanya dihubungkan dengan makhluk gaib seperti dewa dan sebagainya. 

Fable (Fabel)
Fabel adalah cerita yang menggunakan tokoh hewan di dalamnya. Tujuan fabel adalah untuk menghibur para pembaca saja, disamping itu fabel juga mengandung nilai moral yang ingin disampaikan, misalnya sikap tolong menolong dan lain sebagainya. 

Short Story (Cerita Pendek)
Short story atau cerita pendek adalah cerita yang bersifat fiktif atau hanya berupa khayalan. Siapapun bisa membuat cerita dalam bentuk short story ini karena berasal dari hasil imajinasi seseorang.

Unsur Kebahasaan Narrative Text

Pada umumnya, narrative text memiliki unsur kebahasaan sebagai berikut:

Noun: pada umumnya kata benda (noun) digunakan sebagai kata ganti orang hewan, atau benda dalam cerita, misalnya stepmother, the dwarfs, carriage, dan lain-lain.

Past tense: narrative text menggunakan kata kerja bentuk lampau (verb 2), misalnya went, ate, met,dan lain-lain.

Time connective: merupakan kata penghubung waktu untuk mengurutkan kejadian, misalnya after, before, after that, dan lain sebagainya.

Action verbs: kata kerja yang menunjukan peristiwa atau kegiatan, misalnya stayed, climbed, wrote,dan lain-lain.

Saying and thinking verb: kata kerja yang menunjukan pelaporan atau ujaran, misalnya said, told, thought, dan lain sebagainya.

Nah, itu dia guys penjelasan mengenai definisi, fungsi, struktur teks, dan juga unsur kebahasaan dari narrative text. Ingat kata pa' ustadz, "Sampaikanlah Walaupun 1 Ayat". Jika bermanfaat dishare ya, kalau mau bertukar pendapat silahkan dikolom komentar ya. Terima kasih, Wassalamualaikum. Wr. Wb.



Belum ada Komentar untuk "Narrative Text (Pengertian, Tujuan, Generic Structure, Contoh dan Pembahasan)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel